You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musibah Tanah Longsor di Pondok Pinang Telan Satu Nyawa
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Korban Tanah Longsor di Pondok Pinang Meninggal

Salah seorang warga yang menjadi korban tanah longsor di Jl H Saikin RT 15/08, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Haryanti (35) akhirnya meninggal dunia.

Jenazahnya sudah kembali dari rumah sakit, sekarang sedang dimandikan di rumah warga. Malam ini juga dibawa ke Ngawi

Korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit tersebut dinyatakan meninggal sebelum mendapat perawatan.

CPNS BPKAD DKI Meninggal di Balai Kota

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Selatan, Danang Susanto mengatakan, korban yang sehari-hari yang berprofesi sebagai pemulung ini dievakuasi warga dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Setibanya di rumah sakit Yadika Kebayoran Lama, dokter memvonis nyawa korban sudah tak tertolong.

"Ketika dibawa ke rumah sakit, dia dalam keadaan tidak sadar. Info terakhir sudah meninggal dunia," katanya, Rabu (20/4).

Wakil Camat Kebayoran Lama, Endang Efendi mengatakan, jenazah Haryanti akan dibawa malam ini juga ke daerah asalnya di Ngawi, Jawa Timur. Rencananya, jenazah akan diberangkatkan setelah dimandikan di rumah warga.

"Jenazahnya sudah kembali dari rumah sakit, sekarang sedang dimandikan di rumah warga. Malam ini juga dibawa ke Ngawi," ucap Endang.

Sebelumnya, pada pukul 16.30, tanah urukan yang belum padat setinggi kurang lebih 15 meter longsor menimpa sebuah gubuk yang dihuni pasangan suami istri Wani (38) dan Haryanti (35). Akibatnya, Haryanti tertimbun material longsor dan nyawanya tidak terselamatkan, sedangkan suaminya Wani mengalami luka-luka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati